Contoh Limbah Cair : Pengertian, Dampak, Penanganan Dan Gambarnya

Posted on

Contoh Limbah Cair – Limbah merupakan buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik “rumah tangga yang lebih dikenal sebagai sampah” yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.

Nah dalam hal ini berdasarkan wujudnya, jenis jenis limbah dapat digolongkan ke dalam 3 jenis yakni limbah, padat, cair dan gas. Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai salah satu dari 3 jenis limbah tersebut yakni tentang limbah cair. Bagi kalian yang belum tahu tentang pengertian limbah cair, contoh limbah cair dan cara penanganannya, silahkan simak pembahasan singkat berikut ini.

Pengertian Dan Contoh Limbah Cair

Pengertian limbah cair ialah limbah dalam bentuk cair yang dihasilkan dari proses produksi maupun proses konsumsi dalam kegiatan industri maupun rumah tangga. Limbah cair umumnya dapat dibuang ke badan air setelah melalui proses pengolahan untuk mencapai baku mutu air limbah agar ia tidak merusak kehidupan organisme yang ada di badan air.

Secara umum, limbah cair memiliki karakteristik tertentu sehingga ia dapat digolongkan ke dalam bahan limbah. Beberapa diantaranya ialah tingkat keasamaan “pH” yang tinggi, kandungan bahan organik, kandungan minyak atau kandungan bahan berbahaya lainnya. Sedikitnya kami telah merangkum contoh limbah cair yang terdapat di sekitar lingkungan kita berserta cara penanganannya berikut ini.

Baca Juga :  Sumber Biologis Pencemaran Udara – Penyebab, Pencegahan Dan Gambarnya Lengkap

Limbah Cair Rumah Tangga

Untuk yang pertama ialah limbah cair yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Limbah ini biasa dikenal dengan istilah limbah cair domestik. Yang termasuk di dalamnya ialah air sabun yang dihasilkan saat mandi, air deterjen yang dihasilkan setelah mencuci baju, air tinja, bekas cucian peralatan masak yang mengandung minyak dan lain sebagainya.

Limbah cair rumah tangga umumnya keberadaannya hanya sedikit dan tidak langsung mempengaruhi kehidupan organisme di badan air. Oleh karena itu biasanya ia langsung dibuang lewat saluran pembuangan yang tersambung dalam sebuah kampung.

Kendati begitu, di wilayah perkotaan, karena jumlah rumah tangga “penduduk” yang padat, limbah cair domestik akan menjadi masalah besar bagi rusaknya kelestarian sungai. Buktinya kita dapat menemukan organisme yang hidup di sungai-sungai perkotaan seperti sungai di Jakarta.

Limbah Cair Tahu

Siapa yang tidak suka tahu ??? Pastinya hampir semua kita tentu pernah atau bahkan sangat menggemari makanan yang diproduksi dari sari kacang kedelai ini. Namun tahukah kalian bila dalam proses produksi tahu terdapat beragam jenis limbah yang dihasilkan dan perlu penanganan serius.

Salah satunya ialah limbah cair tahu yang dihasilkan dari proses pencucian kedelai dan proses koagulasi “penggumpalan” bubur kedelai menjadi tahu. Limbah cair ini memiliki pH yang sangat rendah “sangat asam” sehingga bila dibuang langsung ke badan air, maka akan mencemari lingkungan sekitar. Bukan hanya itu karena mengandung banyak protein ia juga dapat terurai dan mengeluarkan aroma busuk.

Limbah Cari Pencucian Lump

Ban motor karet gelang dan beberapa benda yang kita gunakan sehari-hari dibuat dari karet alam yang menggumpal “lump”. Dalam industri pengolahan bahan mentah lump menjadi bahan setengah jadi yang siap diolah kembali.

Baca Juga :  Limbah Domestik : Pengertian, Contoh, Penanganan Dan Gambarnya

Dihasilkan contoh limbah cair pada proses pencuciannya, limbah ini mengandung protein tinggi sehingga akan mengeluarkan bau busuk jika langsung dibuang tanpa diolah terlebih dahulu. Protein dapat terurai dengan bantuan mikroorganisme menjadi asam amino dan amoniak.

Limbah Industri Laundry

Di daerah perkotaan banyak orang yang menggunakan jasa laundry untuk mencuci pakaiannya. Dalam menjalankan bisnisnya usaha laundry menghasilkan contoh limbah cair berupa air sisa cucian yang mengandung banyak deterjen. Meskipun wangi, air limbah ini mengandung pH yang tinggi dan menbahayakan kehidupan biota air, terlebih bila jumlahnya terlalu banyak.

Limbah Cair Pengolahan Kopra

Kopra ialah daging kelapa yang diasap untuk dijadikan bahan baku pembuatan minyak kelapa. Dalam industri kita dapat menemukan contoh limbah organik cair. Limbah tersebut ialah limbah air kelapa.

Limbah ini terbilang tidak membahayakan, namun bila dibuang terus menerus dalam jumlah banyak tentu dapat merusak kenyamanan hidup. Untuk itu, limbah ini biasanya diolah dan dijadikan bahan baku pembuatan nata de coco.

Dampak Limbah Cair Pada Kesehatan

Dalam peradigma kesehatan lingkungan ada 4 yang berkaitan dengan proses pejanan limbah cair yang dapat mengganggu kesehatan diantaranya:

Sumber Emisi Limbah

Jenis dan skala kegiatan yang diduga menjadi sumber pencemar atau biasa disebut sebagai sumber emisi limbah. Sumber emisi limbah pada umumnya berasal dari sektor industri, transportasi yang mengeluarkan berbagai bahan buangan yang mengandung senyawa kimia yang tidak dikehendaki. Emisi tersebut dapat berupa gas, cairan maupun partikel yang mengandung senyawa organik maupun anorganik.

Media Lingkungan “Air, Tanah, Udara, Biota”

Emisi dari hal yang pertama dibuang ke lingkungan, kemudian menyebar secara luas di lingkungan sesuai dengan kondisi media trasportasi limbah. Bila melalui udara maka sebarannya tergantung dari arah angin dominan dan dapat menjangkau wilayah yang cukup luas.

Baca Juga :  Pemupukan Anorganik : Kelebihan, Kekurangan, Cara Pemupukan Dan Gambarnya Lengkap

Bila melalui air maka dapat menyebar sesuai dengan arah aliran yang sebarannya dapat sangat jauh. Komponen lain yang ikut menyebarkan emisi tersebut ialah biota air yang ikut tercemar.

Pemajanan Limbah Cair Ke Manusia

Di lingkungan manusia dapat menghidurp udara yang tercemar, minum air yang tercemar, makan makanan yang terkontaminasi dan dapat pula kemasukan, limbah melalui kulit. Pada umumnya titik pemajanan B3 kedalam tubuh manusia melalui pernafasan, oral “mulut” dan kulit.

Dampak Kesehatan Yang Timbul

Akibat kontak dengan limbah cair atau terpajan oleh pencemar melalui berbagai cara seperti pada yang diatas, maka dampak kesehatan yang timbul bervariasi dari ringan, sedang, sampai berat bahkan sampai menimbulkan kematian tergantung dari dosis dan waktub pemajanan.

Jenis penyakit yang ditimbulkan, pada umumnya merupakan penyakit non infeksi antara lain: keracunan, kerusakan organ, kanker, hypertensi, asma bronchioli, pengaruh pada janin yang dapat mengakibatkan lahir cacat “cacat bawaan”, kemunduran mental, gangguan pertumbuhan baik fisik maupun psikis, gangguan kecerdasan dll.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Contoh Limbah Cair semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.