Fungsi Kelenjar Prostat : Pengertian, Struktur, Bagian, Penyebab, Pencegahan Dan Cara Mengobatinya

Posted on

Fungsi Kelenjar Prostat – Pada pria usia 25-30 tahun prostat mencapai berat maksimal, sekitar 25 gram. Prostat ialah kelenjar seks yang berfungsi mengeluarkan campuran cairan dan enzim yang diperlukan oleh sperma agar tetap sehat. Ketika pria mencapai usia pubertas, kelenjar prostat mulai membuat cairan mani.

Dan seiring dengan bertambahnya usia, pria dapat mengalami gangguan prostat di antaranya ialah pembesaran prostat jinak, peradagangan prostat dan kanker prostat. Bahaya penyakit prostat ini harus diwaspadai karena jika tidak, bahaya penyakit prostat bisa berakibat fatal. Nah untuk lebih memahami dan mengerti mengenai Kelenjar Prostat simak ulasan selengkapnya dibawah.

Pengertian Kelenjar Prostat

Kelenjar Prostat merupakan organ yang berfungsi untuk memproduksi dan menyimpan sejenis cairan yang akan menjadi sebagian besar air mani “semen”. Prostat ialah kelenjar eksokrin berukuran sebesar buah kenari yang terletak antara kandung kemih dan penis, di depan rektum.

Cairan yang dikeluarkan prostat memberikan nutrisi dan melindungi sperma. Selama ejakulasi, prostat akan membuat cairan ini keluar melalui uretra, bersamaan dengan sperma membentuk cairan mani.

Fungsi Kelenjar Prostat

Adapun fungsi kelenjar prostat yang diantaranya yaitu:

  • Fungsi utama prostat ialah mengeluarkan 30 – 35% / satupertiga cairan dari air mani. Cairan ini berfungsi untuk memberikan nutrisi dan perlindungan terhadap sperma agar dapat bertahan dalam lingkungan vagina.
  • Prosta mengandung jaringan otot polos, sehingga turut membantu untuk memompa air mani keluar melalui penis dengan kekuatan yang cukup untuk masuk ke dalam vagina untuk membantu sperma membuahi ovul.
  • Prostat yang mengelilingi bagian uretra dapat berfungsi sebagai katup yang mencegah urin keluar kecuali apabila memang ada rangsangan buang air kecil.
  • Sistem saraf prostat akan membantu proses terjadinya ereksi penis.

Struktur Dan Bagian Kelenjar Prostat

Adapun struktur dan bagian kelenjar prostat diantaranya yaitu:

Struktur Kelenjar Prostat

Bentuk prostat ialah seperti segitiga terbalik yang ukurannya panjang sekitar 4 cm, lebar 3 cm, dan telah 2,5 cm, beratnya kurang lebih 20 gram. Kelenjar prostat merupakan kelenjar fibromuskuler “serabut otot polos yang bercampur dengan serta kolegen dan elastik”, ia selubungi oleh kapsula prostatika “suatu jaringan fibroa berisi pembuluh darah dan saraf” dan vagina prostatika “jaringan fibrosa”.

Baca Juga :  Macam Macam Sendi Dalam Hubungan Antartulang : Cara Kerja, Ciri, Contoh Dan Gambarnya Lengkap

Sebagian besar bagian dari kelenjar prostat terdiri dari 30-50 komponen kelenjar tubuloasinar atau tubulo alveolar kecil bercabang. Dinding pelapis prostat ialah dinding mukosa, submukosa dan lapisan prifer yang terdiri dari kelenjar utama penyusun prostat.

Jaringan Epitel yang melapisi prostat biasanya berupa simpleks kolumnar atau pseudostratificatum kolumnar. Pada beberapa bagian dilapisi oleh epitel skuamosum atau epitel kuboid. Prostat menerima pasukan nutrisi dan oksifen dari arteri prostat. Persarafannya berasal dari pleksus prostatikus “dapat berupa rangsangan simpatis atau parasimpatis”.

Bagian-Bagian Kelenjar Prostat

Prostat dapat dibagi ke dalam 5 lobus yaitu:

  • Lobus aterior/isthmus “depan”, terletak di depan uretra dan tidak mempunyai jaringan kelenjar.
  • Lobus medius “tengah”, terletak diantara uretra dan duktus ejakulatorius, bagian ini kaya akan jaringan kelenjar.
  • Lobus Posterior “belakang”, merupakan lobus yang terletak di belakang uretra dan dibawah duktus ejakulatorius, bagian ini juga kata akan jaringan kelenjar.
  • Lobus lateral kanan, terdapat di sebelah kanan uretra yang dipisahkan oleh alur vertikal dangkal pada permukaan belakang prostat, banyak jaringan kelenjar pada lobus ini.
  • Lobus lateal kiri terdapat di sebelah kiri uretra yang dipisahkan oleh alur vertikal dangkal pada permukaan belakang prostat, lobus ini juga mengandung banyak jaringan kelenjar.

Berdasarkan zonanya, prostat dapat dibagi menjadi beberapa zona yaitu:

  • Zona perifer “zona sisi” membentuk 70% jaringan kelenjar prostat dan mencakup bagian postior serta lateral kelenjar tersebut. Zona perifer merupakan zona yang sangat rentan terkena infeksi atau peradangan.
  • Zona transisional “zona pertengahan”, membentuk 5 – 10% dari pada kelenjar prostat.
  • Zona sentral “zona pusat”, membentuk 25% dari jaringan kelenjar prostat, zona sentral tersusun atau lapisan mukosa dan submukosa.
  • Zona lain selain komponen kelenjar yaitu zona stroma fibromuskular “merupakan serabut otot polos yang bercampur dengan serat kolagen dan elastin” yang terletak di depan kelenjar prostat.

Penyebab Penyakit Prostat

Penyakit prostat pada pria dipicu oleh beberapa faktor yang bahkan terkadang tidak diketahui dan disadari oleh pria. Lebih jelasnya berikut ini beberapa penyebab penyakit prostat pada pria yaitu:

Pembesaran Prostat Jinak

Banyak penyebab penyakit prostat yang bisa membuat pria merasakan rasa sakit. Salah satunya pembesaran prostat jinak. Pembesaran prostat jinak ialah kondisi pertumbuhan kelenjar prostat yang berlebihan. Terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi penyebab gangguan ini, yakni bertambahnya usia dan berfungsinya sel leydig pada testis sebagai penghasil hormon androgen utama yaitu testosteron.

Baca Juga :  Alat Reproduksi Pria : Definisi, Fungsi, Bagian Dan Gambarnya

Perubahan testosteron menjadi dehidrostestosteron “DHT” didalam sel prostat ialah faktor pemicu masuknya DHT ke dalam inti sel prostat yang dapat menyebabkan inskripsi pada RNA, sehingga terjadi pembentukan protein yang menyebabkan sel prostat bertambah banyak.

Gejala yang sering diperlihatkan oleh penderita penyakit prostat ialah pancaran kencing lemah, kencing tidak lancar, kencing terputus-putus, saat mulai kencang lama, sering kencing, kencing harus terburu-buru, ngompol atau kencing menetes, kencing di malam hari lebih dari dua kali.

Peradangan Prostat

Radang prostat ialah salah satu gangguan prostat yang perlu diwaspadai. Bahaya penyakit prostat yang satu ini bisa menjadi fatal dan menyebabkan rasa sakit yang menyiksa untuk penderitanya. Radang prostat atau yang disebut prostatitis ini disebabkan oleh infeksi bakteri sehingga membuat prostat menjadi meradang dan membengkak, di saat itulah terasa amat sakit.

Peradagangan prostat paling umum terjadi pada kaum pria yang berulang kali mengalami radang saluran kemih. Bakteri penyebab radang ini diantaranya ialah bakteri Escherichia coli, bakteri Klebsiella, Enterobakteri, Pseudomonas, Streptokokkus dan Stafilokokkus.

Gejala yang sering timbul di saat terkena radang prostat ialah rasa sakit sewaktu ejakulasi, ketika berhubungan seksual adanya darah di dalam sperma, dan fungsi seksual mengalami penurunan. Peradangan prostat ialah penyakit yang bisa menyebabkan gangguan kehidupan seksual bagi pasangan suami istri jika tidak segera ditangani.

Kanker Prostat

Kanker prostat ialah kanker yang menyerang kelenjar prostat, sehingga sel-sel tumbuh abnormal dan tidak terkendali. Kanker prostat dibagi menjadi dua golongan besar yakni kanker yang masih terbatas dalam organ prostat “kanker dini” dan yang sudah menyebar keluar prostat, baik ke organ sekitar maupun metastasis “penyebaran” jauh “kanker lanjut”.

Kanker prostat jarang menyerang pria dibawah 45 tahun kecuali bila ada di antara keluarga kalian yang demikian. Penyakit ini biasanya dapat disembuhkan bila terdeteksi dalam tahap dini. Permasalahan yang sering timbul ialah kanker ini sering tumbuh diam-diam dalam kelenjar prostat tanpa gejala apa pun sampai setelah menyebar ke tulang dan jaringan di sekitarnya.

Itu sebabnya penting sekali bagi pria usia 50 tahun untuk menjalanu uki rektal digital yang memungkinkan dokter menemukan benjolan atau pembesaran pada prostat dan prostate-specific antigen blood test, uji darah untuk mendeteksi sejenis protein yang keluar dari prostat apabila ada tumor.

Baca Juga :  Jenis Jaringan Saraf : Pengertian, Struktur, Ciri, Fungsi Dan Gambarnya

Cara Mencegah Penyakit Prostat

Pencegahan prostat dapat dilakukan dengan menghindari penyebab prostat mengalami gangguan dan menjalami pola hidup sehat. Nah berikut ini beberapa cara mencegah penyakit prostat yang bisa dilakukan di rumah:

Menjalankan Pola Hidup Sehat

Cara yang paling sederhana ialah mengonsumsi buah-buahan yang mengadung antioksidan yang penting bagi prostat, seperti tomat, avokad dan kacang-kacangan. Pola hidup tidak sehat akan memicu munculnya penyebab prostat yang tidak diinginkan.

Cukupi Kebutuhan Lemak Esensial

Asam lemak omega 3, dan mineral seng dapat mengurangi gejala gangguan prostat. Makanan yang kaya akan katekin terutama epigalikatekin galat “epigallocatechincgallate”, selenium, sulforafan dam vitamin C mendorong kemampuan sistem kekebalan tubuh dan menghilangkan racun pencetus kanker “karsinogenik”. Tidak hanya itu zat-zat tersebut juga meningkatkan pembentukan enzim penumpas sel tumor dan kanker, termasuk kanker prostat.

Seringlah Mengonsumsi Sayuran Kubis

Beberapa hasil penelitian menyebutkan, pria yang sering mengonsumsi sayur kubis-kubisan bisa mengurangi risiko gangguan prostat.

Periksakan Kesehatan Prostat Secara Rutin Ke Dokter

Ini untuk mengantisipasi munculnya gangguan pada prostat, jika ditemukan suatu masalah dapat segera memperoleh penanganan.

Obat Penyakit Prostat

Setelah mengetahui penyebab penyakit prostat, kalian perlu mengetahui alternatif obat penyakit prostat. Mungkin saja kalian penasaran, selain obat-obatan medis, adakah obat penyakit prostat herbal yang bisa menyembuhkan gangguan prostat.

Kabar baik untuk siapa pun yang sedang mengalami gangguan prostat, ada satu alternatif obat penyakit prostat yang bisa kalian gunakan untuk menangani penyebab prostat sakit ini. Jintan hitam atau habbatussauda bersifat sebagai apoptosis “mematikan sel-sel kanker”, antiproliferasi dan antiangiogenesis “pembentukan sel-sel pembuluh darah baru”, sehingga dapat mengatasi gangguan prostat terutama dapat menyembuhkan kanker protat.

Asalkan mengonsumsi secara teratur dan selalu menjaga pola hidup sehat “termasuk pola makan sehat”, gangguan prostat dapat hilang dengan sendirinya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Fungsi Kelenjar Prostat dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: