Fungsi Plastida

Fungsi Plastida – Dalam hal ini Plastida merupakan organel utama yang hanya bisa ditemukan pada tumbuhan dan alga. Lebih lengkapnya lagi simaklah pembahasan kali ini mengenai Fungsi Plastida yang dimana meliputi Pengertian Plastida, Klasifikasi Plastida, Struktur Plastida, Jenis Plastida dan Peranan Plastida, nah agar lebih memahami simak pemaparan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Plastida

Plastida ialah salah satu organel yang begitu dinamis serta mampu membelah, tumbuh, berdiferensiasi sehingga menjadi berbagai macam bentuk, relatif besar serta berisi cairan yang kaya akan protein.

Fungsi Plastida

Adapun fungsi plastid diantaranya yaitu:

  • Fotosintesis
    Fungsi plastid ini dilakukan oleh kloroplas yang menjadi unit yang mengandung banyak pigmen klorofil untuk kemudian melakukan fotosintesis.
  • Perubahan Warna
    Yakni sangat erat pengaruhnya dalam proses penyerbukan dan penyebaran biji pada tumbuhan. Dengan adanya perubahan warna, organisme seperti serangga kemudian akan melakukan penyerbukan.
  • Meningkatkan Penyimpanan Cadangan Makanan
    Fungsi yang satu ini diperankan oleh kromoplas dan juga diperankan oleh leukoplas. Perubahan kloroplas menjadi kromoplas akan mengakibatkan peningkatan kemampuan jaringan dan sel dalam menyerap bahan-bahan yang larut dalam air seperti karbohidrat.
  • Penyimpanan Makanan
    Ialah diperankan oleh kromoplas dalam jumlah yang sedikit dan leukoplas seperti amiloplas untuk penyimpanan amilum, elaioplas untuk lipid atau lemak dan juga proteinoplas untuk protein.
  • Produksi Asam Amino dan Protein
    Yang mana fungsi ini diperankan oleh leukoplas.
  • Tempat Terjadinya Reaksi Terang Yang Sangat Penting Dalam Proses Pembentukan Makanan
    Yang mana fungsi yang satu ini terjadi di kloroplas.
Baca Juga :  10 Contoh Tumbuhan Monokotil

Struktur Plastida

Di dalam plastid mempunyai beberapa struktur didalamnya yakni sebagai berikut:

  • Membran Luar
  • Memiliki permukaan bersifat rata : membran luar ini berfungsi untuk mengatur keluar masuknya zat.
  • Ruang Antar Membram : permeable terhadap zat yang masuk.
  • Membran Dalam : berfungsi sebagai pembungkus cairan kloroplas yang dikenal dengan stroma.
  • Stroma : berfungsi sebagai tempat terjadinya reaksi gelap.
  • Lumen Tilakoid
    1. Membran dalam berlipat berpasangan yang dikenal dengan lamela. Secara berkala lamela ini akan membesar membentuk gelembung pipih yang terbungkus membran serta dinamakan tilakoid.
    2. Tumpukan pada tilakoid dinamakan granum.
    3. Berfungsi sebagai tempat agar menyimpan pigmen fotosintesis.
  • Membran Tilakoid : berfungsi untuk membantu dalam reaksi terang (tersirat enzim-enzim).
  • Granum
    1. Merupakan tumpukan-tumpukan tilakoid.
    2. Sebagai tempat terjadinya reaksi terang .
  • Tilakoid atau Lamella
    1. Didalam tilakoid terdapat kumpulan partikel yang dikenal dengan sebutan kuantosom atau tempat klorofil.
    2. Berfungsi sebagai penghubung antar grana.
  • Pati : merupakan organel ataupun bahan dasar pembentukan hasil fotosintesis atau glukosa.
  • Ribosom : tempat terjadinya suatu sintesis protein.
  • DNA Plastida : mengatur seluruh kegiatan dalam sel.
  • Plastoglobula : semacam lipid.

Jenis – Jenis Plastida

Adapun jenis – jenis plastid diantaranya yaitu:

Leukoplas

Leukoplas merupakan suatu jenis plastida tak berwarna yang ditemukan dalam parenkim penyimpanan dan jaringan berwarna. Sebagian besar dari Leukoplas bertindak sebagai organel penyimpanan.

Berdasarkan jenis zat yang disimpan oleh leukoplas yakni seperti berikut :

  • Amiloplas yang berfungsi untuk menyimpan amilum.
  • Elaioplas (lipidoplas) yang berfungsi sebagai menyimpan lemak/minyak.
  • Proteoplas yang berfungsi untuk dapat menyimpan protein.

Jika leucoplasts tersebut terkena sinar matahari, leukoplas akan berubah menjadi plastida berwarna, yang menunjukkan bahwa plastida ini telah mempertahankan semua potensi genetik untuk mengembangkan dan melakukan fotosintesis.

Baca Juga :  Fungsi Kloroplas

Kloroplas

Plastida ini dapat berfungsi menghasilkan kloroſi l dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Kloroplas mempunyai struktur vesikular kecil yang berada dalam sel meristematik.

Kloroplas ialah plastida berwarna hijau. Seperti halnya sel-sel dewasa, kloroplas dapat menjadi jenis sel yang berbeda, tergantung pada organ dan ada tidaknya cahaya, kloroplas dapat mengalami transformasi dan berkembang menjadi baik leukoplas tidak berwarna atau kromoplas.

Kloroplas akan terus membagi dan membagi kembali dan menyediakan untuk sel yang mengalami pembedaan menjadi berbagai jenis.

Kromoplas

Kromoplas yaitu sebuah jenis plastida yang mengandung pigmen warna yang berbeda.

Tergantung pada pigmen yang dominan ada dalam plastida, klasifikasi dalam kromoplas yaitu sebagai berikut :

  • Rodoplas yang memiliki pigmen berwarna merah yaitu pikoeritrin.
  • Paeoplas dan kantoplas yang mengandung pigmen kuning yaitu kantopil dan karotinoid.

Kromoplas ditemukan pada kelas tertentu organ tanaman dan tumbuhan termasuk bagian bunga. Sebagian bunga yang berasal dari proplastid yang sama akan menghasilkan pigmen yang berbeda dalam kelopak.

Perbedaan proses yang tepat tidak diketahui untuk tanaman yang berbeda yang menghasilkan kelopak berwarna berbeda dan itu terjadi secara genetis.

Peranan Plastida Pada Proses Fotosintesis

Hijau rami ialah autotropik, autotrof dapat memasak atau mensintesis makanan secara langsung, senyawa anorganik. Tumbuhan menyerap karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang dibutuhkan sebagai makanan.

Energi sebagai proses ini berasal dari fotosintesis, pikirkan reaksi-reaksi berikut yang dapat menghasilkan glukosa beriut ialah persamaannya:

6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2

Glukosa yaitu bisa digunakan sebagai membentuk senyawa organik lainnya seperti selulosa dan juga dapat digunakan sebagai bahan bakar. Dalam sebuah proses tersebut yakni dapat terjadi dalam respirasi seluler yang terjadi pada hewan dan tumbuhan.

Baca Juga :  Struktur Akar Monokotil Dan Dikotil : Perbedaan Dan Gambarnya Lengkap

Sebagai besar reaksi yang terlibat dalam respirasi mRNA bertentangan dengan rumus di atas. Ketika bernafas, gula (glukosa) dan senyawa lain bereaksi dengan oksigen untuk membentuk karbon dioksida, air dan energi kimia.

Tanaman ini mudah diserap karena memiliki pigem yang disebut klorofil, Ini ialah pigmen yang member tanaman warna hijau. Klorofil ditemukan dalam organel yang disebut kloroplas. Klorofil menyerap cahaya yang digunakan untuk fotosintesis. Sebagian besar energi fotosintesis dihasilkan dalam daun, tetapi juga dapat terjadi pada organ tanaman hijau.

Di dalam lembaran ialah lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas per inci persegi. Cahaya mencapai mesofil melalui lapisan epidermis yang tidak berwarna dan transparan, tempat beberapa fotosintesis terjadi.

Demikianlah pembahasan mengenai Fungsi Plastida semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Fungsi Plastida | Admin14 | 4.5
/* */