Manfaat Mencangkok Tanaman

Posted on

Manfaat Mencangkok Tanaman – Bagi para petani, dalam meningkatkan produksi tanaman menjadi salah satu cara untuk mendapatkan hasil yang melimpah. Selain meningkatkan kualitas tanaman, memperbanyak tanaman juga berpengaruh terhadap jumlah produksi panen yang akan dihasilkan.

Memperbanyak tanaman dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya yakni dengan menggunakan biji. Namun saat ini memperbanyak tanaman juga dapat dilakukan meskipun tanpa harus menggunakan biji.

Salah satunya yakni dengan menggunakan tekni mencangkok. Mencangkok merupakan teknik memperbanyak tanaman dengan cara menumbuhkan akan baru pada batang tanaman.

Mencangkok tanaman termasuk proses perkembangbiakan secara vegetatif buatan yang bertujuan memperbanyak tanaman dengan mempunyai sifat sama seperti induknya. Mencangkok tidak dapat dilakukan ke sembarang tanaman.

Hanya jenis tanaman dengan batang berkambium atau berkayu saja yang bisa dilakukan teknik pencangkokan. Terdapat beberapa syarat yang harus terpenuhi agar teknik pencangkokan ini tidak dapat berhasil.

  • Mencangkok harus dilakukan pada bagian cabang atau ranting pohon yang tidak terlalu besar ukurannya.
  • Cabang atau ranting yang dipilih tidak boleh terlalu tua atau muda.
  • Mencangkok yang berlaku untuk tanaman berkeping dua atau dikotil seperti jambu, mangga, durian, rambutan, dan lain sebagainya.

Apa Itu Mencangkok?

Mencangkok adalah salah satu cara atau metode untuk mempercepat proses memperbanyak tanaman secara vegetatif (tanpa perkawinan). Mencangkok sudah sangat familiar bagi masyarakat Indonesia.

Proses mencangkok tanaman merupakan proses perkembangbiakan yang cukup sederhana dan mudah. Proses mencangkok tanaman bahkan bisa dilakukan oleh orang yang belum terlalu mengerti soal perkebunan, tetapi dengan syarat orang tersebut memahami langkah-langkah dalam mencangkok.

Baca Juga :  10 Contoh Tumbuhan Dikotil

Mencangkok merupakan salah satu solusi tercepat untuk menumbuhkan akar pada batang tanaman. Oleh karena itu, kebanyakan proses mencangkok menggunakan ranting yang tidak terlalu besar. Mencangkok memiliki tujuan utama untuk menghasilkan buah secara lebih cepat dengan pertumbuhan tanamannya tidak terlalu besar.

F. Rahardi dalam bukunya yang berjudul Agar Tanaman Cepat Berbuah mengungkapkan bahwa mencangkok ternyata hanya bisa diaplikasikan pada jenis tanaman biji berkeping dua atau dikotil. Supaya bisa mendapatkan hasil yang bermutu dan berkualitas, cabang atau ranting yang akan digunakan dalam mencangkok tidak boleh terlalu tua atau terlalu muda.

Terutama kalian yang tinggal di pedesaan, pastinya kalian sudah sering melihat aktifitas mencangkok tanaman. Tidak hanya itu saja kegiatan mencangkok juga telah diterapkan sebagai pratik ilmu pengetahuan alam (IPA) di bangku sekolah dasar. Dengan kata lain kalian sudah tau betul apa itu mencangkok. Nah teruntuk kalian yang tinggal di kota, yang tidak pernah melihat atau mendengar kegiatan mencangkok .

Cara Mencangkok Tanaman

Sebelum mencangkok tanaman, pastikan kalian terlebih dahulu jika tanaman induk mempunyai kualitas yang baik, sehingga nantinya diharapkan hasil cangkok akan sama dengan induknya. Adapun cara mencangkok tanaman dimulai dari:

  • Mencari tanaman induk yang tepat untuk dicangkok.
  • Tentukan terlebih dahulu cabang atau ranting yang akan dicangkok. Cabang yang dipilih haruslah tidak terlalu muda atau tua serta bentuknya lurus.
  • Siapkan pisau yang tajam dan telah disetrilkan terlebih dahulu menggunakan api atau alkohol.
  • Kupas bagian kulit cabang atau ranting tanaman yang telah ditentukan sebelumnya menggunakan pisau dengan jarak 5-10 cm.
  • Bersihkan kambium atau lendir yang melekat pada cabang atau ranting yang telah dikupas kulitnya tersebut dan keringkan.
  • Letakkan tanah subur secukupnya pada bagian cabang tersebut, kemudian tutup menggunakan plastik pembungkus yang sebelumnya telah dilubangi atau sabut kelapa.
  • Ikat kencang pada bagian ujung atas dan bawah plastik agar tidak terlepas dari cabang.
  • Jangan lupa untuk menyirami bagian tanah yang telah terbungkus tersebut secara teratur.
  • Tunggu selama kurang lebih 3-4 bulan atau hingga keluar akar.
  • Jika akar telah keluar dari plastik pembungkus, artinya hasil cangkokan berhasil dan siap dipotong untuk dipindah tanam.
Baca Juga :  Fungsi Vakuola

Manfaat Mencangkok Tanaman

Lantas apa saja manfaat dari mencangkok tanaman yaitu:

Memiliki Sifat Yang Sama Dengan Induknya

Tujuan dari mencangkok tanaman yakni agar memperoleh tanaman dengan sifat yang sama dengan induknya. Biasanya tanaman indukan yang akan dicangkok harus memiliki kualitas yang baik sehingga keturunan dari hasil cangkok sama dengan induknya, mulai dari karakterisik tanaman, buah, dan lainnya.

Tanaman Cepat Berbuah

Umumnya tanaman yang berasal dari cangkok menghasilkan buah dengan cepat dan tumbuh dengan besar. Hal ini disebabkan nutrisi yang terserap oleh tanaman hasil cangkok tentu sama dengan cara penyerapan nutrisi dari induknya.

Selain itu, proses pencangkokan harus membuang lapisan kulit batang terutama pembuluh xylem. Selanjutnya batang tersebut dibungkus oleh tanah sehingga proses fotosintesis hanya akan berpusat pada batang hasil cangkokan saja.

Tidak heran jika batang hasil cangkokan akan cepat mengalami proses pertumbuhan, keluar bunga hingga berbuah.

Dapat Ditanam Pada Pot

Setelah dipotong dari tanaman induk, hasil cangkok dapat ditanam ke dalam pot. Meskipun berada di dalam pot, tanaman hasil cangkok masih dapat berkembang dan tumbuh hingga menghasilkan buah.

Namun seiring berjalannya waktu, akar tanaman tersebut membutuhkan media tanam yang lebih besar dan dalam sehingga dibutuhkan usaha lain untuk memindahkan tanaman ke sebuah lahan yang lebih luas.

Cepat Berbuah

Berbeda dengan tanaman yang berasal dari biji, dibutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 3-4 tahun untuk dapat menghasilkan buah. Bahkan buah yang dihasilkan tidak akan banyak jumlahnya terutama pada panen pertama.

Sedangkan tanaman yang berasal dari hasil cangkok tanaman induk (pernah berbuah), besar kemungkinan untuk menghasilkan buah. Selain pertumbuhan yang cepat, buah yang dihasilkan juga cepat dan banyak, sama seperti indukannya.

Baca Juga :  Hutan Mangrove Adalah : Pengertian, Ciri, Manfaat, Pemicu Kerusakan Dan Cara Penanggulangannya

Tanaman Hasil Cangkok Tidak Tinggi

Hampir sebagian besar tanaman yang berasal dari cangkok tidak dapat tumbuh terlalu tinggi. Hal tersebut dikarenakan tanaman cangkok yang masih muda justru akan lebih cepat berbuah karena sifat tanaman induk yang diturunkannya.

Selain itu, tanaman cangkok yang dipindah pada media tanah lain, misal dari pot ke lahan, tentu akan memperoleh nutrisi lebih banyak sehingga besar kemungkinan tanaman akan cepat berbuah. Cara ini menjadi alternatif bagi para petani yang ingin meningkatkan hasil produksi buah dengan cepat.

Kesimpulan

Dalam proses mendapatkan buah yang berkualitas, perlu dilakukan beberapa usaha yang biasa kita kenal dengan mencangkok tanaman. Mencangkok tanaman merupakan cara perkembangbiakan tanaman secara vegetatif buatan. Cara perkembangbiakan tersebut bertujuan untuk mendapatkan hasil yang kurang lebih sama dengan induknya, atau bahkan lebih baik.

Demikianlah pembahasan mengenai Manfaat Mencangkok Tanaman semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.