Muskuloskeletal

Posted on

Muskuloskeletal – Dalam hal ini Muskuloskeletal ialah salah satu gangguan yang biasa terjadi pada bagian otot, tulang, sendi sampai ligamen. Nah agar dapat memahami dan mengerti mengenai Muskuloskeletal simak pemaparan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Muskuloskeletal

Muskuloskeletal ialah suatu gangguan atau kondisi yang dapat tarjadi diakibatkan adanya gangguan fungsi yang ada di ligamen, saraf, tenton, otot hingga pada tulang belakang.

Sistem Muskuloskeletal sendiri merupakan suatu sistem tubuh yang strukturnya yang menjadi pendukung bagi anggota tubuh, punggung hingga leher.

Faktor Risiko Muskuloskeletal

Gangguan muskuloskeletal atau kondisi muskuloskeletal bisa terjadi pada saat kita terlalu sering menggunakan ataupun menyalahgunakan penggunaan sekelompok otot. Atau tulang yang ada di tubuh kita dalam kurun waktu yang lama tanpa adanya jeda atau istirahat.

Adapun beberapa faktor yang menjadi pengaruh pada risiko gangguan muskuloskeletal diantaranya yaitu:

  • Paksaan
    Apabila kita menggunakan kekuatan untuk melakukan suatu aktivitas atau kegiatan. Contohnya seperti menarik, mendorong hingga mengangkat atau pun membawa benda-benda yang berat.
  • Pengulangan
    Risiko gangguan Muskuloskeletal bisa terjadi ketika kita sering melakukan tindakan yang sama saat menggunakan otot atau pun sendi. Penggunaan ini dilakukan pada otot dan sendi yang sama dalam jangka waktu lama dan dilakukan secara berulang-ulang.
  • Postur
    Ketika kita membungkuk atau memutar tubuh dalam jangka waktu yang maka bisa mengakibatkan gangguan Muskuloskeletal.
  • Getaran
    Pada saat mengoprasikan mesin atau pun peralatan yang terus bergetar maka secara tidak langsung akan bisa menjadi penyebab gangguan Muskuloskeletal.
Baca Juga :  Sistem Pencernaan Pada Manusia : Pengertian, Fungsi, Struktur, Jenis, Proses Dan Gangguan

Penyebab Gangguan Muskuloskeletal

Sementara itu gangguan muskuloskeletal yang mengakibatkan rasa nyeri ini dapat terjadi dikarenakan beberapa hal berikut ini penjelasannya:

Usia

Usia lanjut cenderung dapat menjadi penyebab dari rasa nyeri yang diakibatkan oleh gangguan Muskuloskeletal. Hal ini dikarenakan sel sel di dalam tubuh manusia yang sudah renta sudah mulai mengalami kerusakan.

Pekerjaan

Beberapa pekerjaan yang membutuhkan tenaga yang besar sehingga terkadang menjadi penyebab gangguan Muskuloskeletal. Apalagi karena pekerjaan ini akan terus dilakukan secara berulang-ulang bahkan setiap hari. Maka pekerja yang melakukan pekerjaan ini akan memiliki risiko besar untuk mengalami gangguan Muskuloskeletal.

Tingkat Aktivitas

Ketika menggunakan otot teralu berlebihan dalam waktu yang lama juga bisa menjadi penyebab gangguan Muskuloskeletal. Tidak hanya aktivitas yang berat saja, bahkan ketika kita tidak melakukan aktivitas atau tidak aktiv dalam waktu yang lama. Juga bisa menjadi penyebab gangguan Muskuloskeletal.

Seperti hanya duduk dalam waktu yang lama bahkan dilakukan sepanjang hari. Hal ini biasanya banyak dilakukan oleh masyarakat di era milenial yang banyak bekerja di depan layar komputer. Sehingga mereka hanya duduk sepanjang hari selama bekerja. Dan hal ini dilakukan berulang-ulang atau bahkan setiap hari.

Gaya Hidup

Seorang atlet akan memiliki risiko lebih besar untuk mengalami gangguan Muskuloskeletal. Karena setiap hari mereka menggunakan tubuh mereka untuk melakukan berbagai macam aktivitas yang sangat berat.

Jaringan otot dapat rusak yang diakibatkan oleh kelelahan hingga kegiatan sehari-hari. Cedera atau pun trauma pada suatu bagian yang disebabkan oleh gerakan tiba-tiba, jatuh, atau bahkan kecelakaan mobil yang menyebabkan nyeri karena gangguan Muskuloskeletal.

Penyebab lainnya dari rasa nyeri yang bisa dirasakan adalah karena adanya posisi tulang belakang yang salah, pendeknya otot karena kurang berkativitas hingga postur tubuh yang buruk.

Baca Juga :  Fungsi Pons Otak

Gejala Gangguan Muskuloskeletal

Gejala yang dirasakan akibat adanya gangguan muskuloskeletal ini biasanya berbeda-beda pada setiap orang. Tergantung seberapa parah gangguan muskuloskeletal ini.

Dan berikut ini adalah beberapa gejala umum yang biasa terjadi pada gangguan muskuloskeletal diantaranya yaitu:

  • Nyeri atau ngilu.
  • Kelelahan.
  • Gangguan tidur.
  • Peradangan.
  • Pembengkakan.
  • Kemerahan.
  • Penurunan rentang gerak.
  • Hilangnya fungsi.
  • Kesemutan.
  • Mati rasa atau kekakuan.
  • Kelemahan otot atau kekuatan cengkeraman menurun.

Diagnosis Gangguan Muskuloskeletal

Pada saat memeriksa kondisi gangguan muskuloskeletal maka akan dilakukan pemeriksaan dan riwayat medis secara menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apa saja penyebab dari rasa sakit yang dirasakan.

Lalu dokter akan menguji otot dan sendi untuk mengetahui :

  • Kelemahan atau degenerasi.
  • Setiap kedutan yang dapat menunjukkan kerusakan saraf.
  • Pembengkakan atau kemerahan.

Selain itu dokter pun mungkin akan melakukan tes pencitraan yang dilakukan untuk mengkonfirmasi diagnosis. Ketika terdapat gangguan tertentu maka dokter akan menyarankan untuk melakukan rontgen agar dapat melihat kondisi tulang kita.

Atau bahkan melakukan tes darah untuk mengetahui apakah ada riwayat penyakit rematik.

Pengobatan Gangguan Muskuloskeletal

Pada nyeri ringan atau nyeri dan rasa sakit yang dirasakan sesekali kita bisa menggunakan pereda nyeri yang dijual bebas di toko obat atau apotek.

Sedangkan jika kondisinya lebih parah maka dibutuhkan obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat dosisnya dan biasanya obat ini hanya bisa didapatkan lewat resep dokter.

Jika nyeri yang dirasakan akibat pekerjaan maka dibutuhkan terapi fisik bisa sangat membantu kita untuk menghindari kerusakan lebih lanjut hingga mengontrol rasa sakit yang dirasakan.

Terapi manual atau mobilisasi bisa dilakukan untuk mengobati masalah yang terjadi pada keselarasan tulang belakang.

Baca Juga :  Tulang Pipa

Pengobatan tulang belakang bisa dilakukan dengan cara :

  • Teknik relaksasi.
  • Terapi pijat.
  • Suntikan dengan obat anestesi atau anti-inflamasi.
  • Penguatan otot dan latihan peregangan.

Apabila gangguan Muskuloskeletal tidak ditangani dengan baik maka bisa mengakibatkan komplikasi mau pun efek gangguan Muskuloskeletal. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri yang sakit dan berkepanjangan.

Pencegahan Gangguan Muskuloskeletal

Untuk mencegah gangguan muskuloskeletal ini kita bisa melakukan beberapa pencegahan seperti:

  • Meletakkan benda yang sering digunakan di dekat kita. Hak ini dilakukan agar kita bisa lebih mudah untuk meraih benda tersebut. Sehingga menghindari peregangan yang berlebihan pada bagian lengan.
  • Menggunakan mesin pembantu sebisa mungkin seperti menggunakan troli untuk membawa barang dan menggunakan alat listrik bukan lagi alat tangan.
  • Lakukan istirahat atau jeda ketika menggunakan kegiatan yang berulang kali atau jika dilakukan dalam waktu yang lama.
  • Gunakan kursi yang empuk apabila bekerja dalam posisi duduk yang lama.
  • Gunakan headset pada saat melakukan panggilan telepon apalagi jika hal ini sering dilakukan.
  • Kurangi kegiatan mengangkat beban yang berat.
  • Memakai desain alat yang berbeda untuk menurunkan kekuatan.

Semoga dengan adanya ulasan mengenai Muskuloskeletal dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.