Stek Adalah

Posted on

Stek Adalah – Untuk pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Stek Adalah yang dimana meliputi Pengertian Stek Adalah, Macam Macam Stek dan Contoh Stek, nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak pemaparan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Stek

Stek merupakan perkembangbiakan yang dilakukan dengan cara menanam di bagian tertentu dari tumbuhan tanpa menunggu munculnya akar baru pada bagian tanaman tersebut.

Ada berbagai jenis tanaman yang bisa dilakukan secara stek atau penyetekan, salah satu keuntungan dari metode stek adalah tanaman yang tumbuh memiliki sifat yang sama dengan sifat induknya.

Perkembangbiakan tanaman dengan metode ini termasuk perkembangbiakan dengan cara vegetatif yang berarti tanpa melakukan perkawinan. Cara seperti ini lebih mudah jika dibandingkan dengan cara perkembangbiakan vegetatif yang lain.

Macam Macam Stek

Metode perkembangbiakan stek memiliki beberapa macam diantaranya stek batang, stek daun dan juga stek akar. Untuk lebih lanjut mengenai masing-masing stek, berikut ini adalah penjelasan selengkapnya.

Stek Batang

Stek batang ialah cara paling umum digunakan sampai dengan saat ini. Ciri-ciri tanaman yang dapat dilakukan stek batang ialah potongan batang, tumbuhannya memiliki ruas-ruas atau memiliki mata yang kemudian dapat tumbuh tunas baru.

Batang yang akan dilakukan stek harus yang sudah tuas jadi tunas baru dapat tumbuh di bagian ruas-ruasnya. Batang tanaman yang sudah dipotong hendaknya ditanam pada tanah yang gembur agar lebih mudah tumbuh kemudian tanahnya juga harus cukup lembab.

Baca Juga :  10 Contoh Hewan Dan Tumbuhan Insektivora

Contoh tanaman yang dapat dilakukan stek batang ialah sirih, jambu air dan ketela pohon. Stek batang dapat dibagi menjadi 4 macam yakni berkayu keras (hardwood), setengah keras (semi hardwood), kayu lunak (softwood) serta golongan herba (herbaceous).

Stek Batang Kayu Keras (Hardwood)

Stek batang kayu keras sebenarnya jenis stek yang mudah dilakukan dan tidak banyak membutuhkan perlakukan khusus. Bahan untuk melakukan stek sebaiknya diambil dari cabang yang sedang dalam kondisi dorman. Jenis tanaman yang dapat diperbanyak menggunakan metode ini antara lain tanaman anggur.

Bahan dari tanaman yang dapat digunakan untuk stek batang ialah berasal dari cabang yang sehat dan bagian tersebut terletak di daerah yang terkena sinar matahari cukup. Maka dari itu bahan yang dipilih ialah bahan yang banyak mengandung bahan makanan (karbohidrat) untuk persediaan makanan pada stek.

Di bagian pucuk tanaman biasanya hanya memiliki karbohidrat yang rendah sehingga perlu untuk dibuang. Bahan stek yang bagus untuk metode ini ialah terletak pada bagian tengah dan dasar cabang atau ranting. Pada stek tersebut minimal terbentuk 2 ruas.

Stek Batang Berkayu Setengah Keras

Secara umum stek kayu setengah keras ini digunakan untuk tanaman yang mempunyai daun yang lebar. Contoh penggunaan stek ini ialah pada jenis tanaman hias serta tanaman buah-buahan.

Pada bagian ujung cabang sisa potongan stek tersebut dapat juga digunakan sebagai bahan stek namun harus diletakkan di bawah kondisi pengabutan. Akan lebih baik jika dilakukan pengambilan stek pada waktu pagi hari kemudian dikepak dengan rapat dan dengan kelembaban yang cukup.

Stek Batang Berkayu Lunak

Untuk stek batang berkayu lunak biasanya digunakan untuk menyetek tanaman yang memiliki banyak kandungan air atau sukulen. Tanaman jenis ini biasanya memiliki pertumbuhan akar yang lebih cepat dengan persentase stek berakar lebih tinggi jika dibandingkan dengan stek dari tanaman yang berkayu keras.

Baca Juga :  5 Contoh Bunga Sempurna

Untuk posisi daun umumnya akan dibiarkan saja menempel pada stek. Sedangkan untuk ukuran panjang dari stek ini cukup bervariasi yakni antara 10 sampai 15 cm atau tergantung pada jenis tanaman yang akan distek.

Stek Tanaman Herba

Untuk stek tanaman herba atau semak umumnya digunakan untuk menyetek tanaman yang mempunyai banyak kandungan air atau sukulen serta lunak. Contoh tanaman yang dilakukan stek jenis ini ialah tanaman bunga krisan dan kaktus pagar.

Stek Daun

Stek daun ialah cara perkembangbiakan dengan cara menanam daun tanaman yang sudah cukup tua yang akan tumbuh tunas baru. Umumnya stek daun ini banyak diterapkan pada tanaman hias seperti sri rejeki, begonia dan cocor bebek.

Bagian daun yang bisa dipakai untuk bahan stek ialah berupa helaian daun atau helaian daun beserta tangkai daunnya. Akar dan batang kemudian akan tumbuh pada bagian daun yang terpotong. Sedangkan bagian daun tersebut tidak berkembang menjadi tanaman yang baru.

Cara melakukan stek daun ini ialah daun dipotong memanjang menjadi 2-4 bagian kemudian disemai dan ditanam 1/3 di dalam media tanam. Contoh lain tanaman hias yang dilakukan perbanyakan dengan memakai stek daun ialah Sain folia/bunga biru.

Stek Akar

Beberapa hal perlu diperhatikan ketika menggunakan stek akar dalam perbanyakan tanaman salah satunya ialah jangan sampai penanamannya terbalik.

Umumnya stek akar disemai sejajar dengan permukaan tanah atau sedikit masuk ke dalam tanah/media tanam.

Sebagai contoh tanaman yang menggunakan stek akar ialah tanaman apel, sukun, albesia dan beberapa jenis tanaman hias.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Stek Adalah dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga :  50 Tumbuhan Monokotil : Pengertian, Struktur, Ciri, Reproduksi Dan Contohnya