Akar Tunggang: Pengertian, Ciri, Fungsi Dan Contoh Tumbuhannya

Posted on

Akar Tunggang – Dalam hal ini tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang hidup berdampingan bersama manusia dan hewan. Tumbuhan memberikan banyak sekali manfaat bagi kehidupan manusia dan keseimbangan alam.

Dan manfaat yang paling utama ialah sebagai sumber penghasil oksigen untuk kehidupan semua makhluk hidup yang ada.

Setiap bagian tumbuhan mempunyai fungsi dan manfaat bagi kehidupan tumbuhan itu sendiri maupun yang dapat dijadikan sebagai sumber daya alam. Adapun bagian-bagian dari tumbuhan yakni daun, bunga, akar, batang dan buah.

Sama seperti manusia yang memiliki jantung sebagai poros kehidupan, tumbuhan memiliki akar yang berperan sebagai sumber kehidupannya. Akar ialah bagian tumbuhan yang secara umum tertanam di dalam tanah. Akar tumbuhan sendiri memiliki struktur yang cukup lengkap.

Akar memiliki tudung yang berfungsi melindungi ujung akar saat menembus tanah. Selain itu, terdapat inti akar yang berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis dan air. Kemudian, ada batang akar, rambut akar, cabang akar, dan ujung akar.

Akar memiliki peran sebagai penguat tumbuhan dan penghisap zat makanan serta air. Oleh karena perannya yang krusial ini, maka akar menjadi bagian paling penting dalam tumbuhan.

Bukan hanya memiliki peran yang penting, ternyata nih jenis akar juga memiliki manfaat dan fungsi yang berbeda. Akan tetapi, secara umum, akar dibagi menjadi dua jenis, yaitu akar tunggang dan akar serabut.

Namun, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, mulai ditemukan jenis dan sistem perakaran baru yang memiliki keunikan masing-masing. Beberapa jenis akar yang ditemukan selain akar serabut dan akar tunggang, yaitu akar gantung, akar napas, akar tunjang, akar semu, akar pelekat.

Pada artikel ini, kita akan mengenal lebih lanjut tentang salah satu jenis akar, yakni akar tunggang. Sudah tahu apa yang dimaksud akar tunggang? Belum? Tenang, kamu bisa simak penjelasannya secara lengkap di bawah ini, ya!

Pengertian Akar Tunggang

Akar jenis ini memiliki akar berukuran besar, akar pokok, sentral dan dominan. Biasanya akar tunggang berbentuk sangat tebal, tumbuh lurus ke bawah dan meruncing. Akar jenis ini adalah akar pertama yang tumbuh dari biji dan akan tetap menjadi akar pokok paling ebsar dari tanaman.

Baca Juga :  Fungsi Daun Bagi Tumbuhan: Pengertian, Struktur Dan Contohnya

Akar pokok akan memiliki cabang-cabang yang lebih pendek dan lebih kecil. Perbedaan ukuran antara akar pokok dan cabang akar bisa terlihat jelas. Cabang akar ini sering juga disebut sebagai akar lateral.

Tak hanya akar pokok dan cabang akar, akar tunggang juga mempunyai bagian tudung akar dan rambut akar. Jenis akar tunggang secara umum dimiliki oleh tumbuhan dikotil. Fungsi utama akar ini sama seperti akar pada umumnya, yaitu untuk menyimpan cadangan makanan dan menyerap air serta hasil fotosintesis.

Sistem akar tunggang berbeda dengan sistem akar berserat atau adventif dari tanaman dengan banyak akar bercabang.

Namun, terdapat banyak tanaman yang menumbuhkan akar pohon selama perkecambahan yang mengembangkan struktur akar bercabang. Walaupun ada beberapa juga yang mengandalkan akar utama untuk penyimpanan, dan bisa mempertahankan akar yang dominan selama berabad-abad.

Ciri-Ciri Akar Tunggang

Akar tunggang secara umum memiliki ciri yang besar, panjang, dan terdapat pada tumbuhan dikotil atau tumbuhan dengan biji terbuka. Selain yang telah disebutkan di atas, jenis akar tunggang memiliki beberapa karakteristik lainnya, yaitu:

  • Bisa ditemukan pada tumbuhan dikotil atau tumbuhan gymnospermae
  • Bentuk akar besar, panjang, dan kuat
  • Memiliki akar utama sebagai akar pusat
  • Merupakan akar utama tanaman berdiferensiasi
  • Akar tumbuh menembus jauh ke bawah permukaan tanah
  • Memiliki cabang akar yang disebut sebagai akar lateral
  • Akar tidak berasal dan berkembang dari batang tumbuhan
  • Dapat menyimpan cadangan makanan pada keadaan tertentu
  • Bisa menjangkau keberadaan air yang jauh di dalam tanah
  • Daun pada tumbuhan berakar tunggang berbentuk sejajar atau menyirip
  • Tidak mempunyai jaringan yang berfungsi untuk menahan partikel pada permukaan tanah

Fungsi Akar Tunggang

Akar Tunggang

Keberadaan akar yang besar ini tentunya membuat tumbuhan menjadi lebih kokoh. Ukurannya yang panjang juga membuat akar jenis ini mampu menjangkau air dan zat hara yang cukup jauh atau dalam di bawah permukaan tanah.

Oleh sebab itu, tumbuhan dengan akar tunggang bisa lebih tahan saat berhadapan dengan musim kemarau.

Akar tunggang mempunyai fungsi penting yang secara umum hampir sama dengan fungsi akar jenis lain. Berikut ini beberapa fungsi akar tunggang.

  • Membuat tumbuhan dapat berdiri dengan kokoh, kuat, dan tak mudah lepas dari tanah
  • Sebagai alat respirasi pada beberapa tumbuhan
  • Menyerap zat hara dan air secara lebih optimal, kemudian mengangkutnya ke seluruh bagian tubuh tumbuhan
  • Sebagai tempat menyimpan cadangan makanan
Baca Juga :  Tumbuhan Aren: Ciri, Manfaat Dan Perannya

Jenis-Jenis Akar Tunggang

Akar tunggang juga mempunyai beberapa jenis yang berbeda pada sejumlah tumbuhan. Kedua jenis akar tunggang adalah sebagai berikut.

Akar Tunggang Yang Tak Memiliki Cabang

Sesuai dengan namanya, akar tunggang jenis ini tak memiliki cabang. Akar jenis ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. Akar tunggang yang tak bercabang ini terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu fusiformis, napiformis, dan filiformis.

Akar fusiformis yang berbentuk seperti tombak, pangkal akar besar dengan ujung yang meruncing. Bagian pangkal akar berukuran besar dan ujungnya memiliki serabut. Salah satu tumbuhan yang mempunyai akar tunggang dengan jenis fusiformis adalah lobak.

Selanjutnya, akar tunggang jenis napiformis yang memiliki bentuk seperti gasing. Pangkal akar jenis ini berbentuk bulat dan besar, dan cabang-cabang akarnya memiliki serabut. Ujung akar jenis ini memiliki bentuk yang runcing dan menyempit. Contoh tumbuhan dengan akar tunggang jenis napiformis adalah bengkuang.

Jenis akar tunggang tak bercabang yang terakhir adalah filiformis. Akar jenis ini berbentuk kecil dan panjang seperti benang. Oleh karena bentuknya yang seperti ini, akar filiformis disebut mirip dengan akar serabut. Selain itu, akar filiformis tak mempunyai banyak cabang jika dibandingkan dengan jenis akar tunggang lainnya.

Akar Tunggang Dengan Cabang

Jenis akar tunggan yang satu ini mempunyai banyak cabang. Biasanya tumbuhan yang memiliki akar tunggang jenis ini adalah pohon yang kuat, karena bentuk akar yang mengerucut ke bawah mampu menyerap banyak air.

Contoh Tumbuhan yang Memiliki Akar Tunggang

Adapun contoh tumbuhan yang memiliki akar tunggang diantaranya yaitu:

Pohon Akasia

Akasia atau yang memiliki nama ilmiah Acacia, merupakan pohon yang kuat dengan memiliki akar tunggang tunggal yang panjang akarnya dapat mencapai kedalaman 10 meter. Pohon akasia menjadi salah satu pohon yang mempunyai akar tunggang dengan batang yang besar dan mencolok.

Pohon akasia sendiri cukup besar, dengan ketinggian yang bisa mencapai 15-20 meter. Akar dari pohon akasia berwarna putih kusam hingga kecoklatan. Batang akarnya memiliki permukaan kasar dan berduri. Pohon akasia ini biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan perabotan.

Jeruk

Tumbuhan jeruk yang memiliki nama ilmiah Citrus ini juga menjadi salah satu tumbuhan yang memiliki akar tunggang. Namun, jeruk sebenarnya memiliki sistem akar tunggang dan juga akar serabut. Akar tunggang tanaman jeruk panjangnya dapat mencapai 4 meter.

Baca Juga :  Organ-Organ Pada Tumbuhan Dan Fungsinya

Pohon Beringin

Pohon beringin yang memiliki nama ilmiah Ficus Benjamina ini merupakan pohon yang sangat besar dan tinggi. Selain pohonnya yang kuat, pohon beringin juga memiliki akar tunggang yang besar dan kuat, yang berguna menopang batang pohon yang sangat besar.

Pohon beringin sendiri memiliki ketinggian mencapai 15 meter atau lebih. Selain akar tunggang, pohon beringin juga memiliki akar gantung yang tumbuh dari batang menuju tanah, yang berfungsi sebagai alat respirasi atau pernapasan pohon.

Pohon Jati

Pohon jati atau yang memiliki nama ilmiah Tectona grandis ini memiliki sistem akar tunggang yang memungkinkan pohon ini dapat hidup di tanah yang kering dan tandus. Pohon jati memiliki batang yang lurus tegak dan dapat terus tumbuh hingga ratusan tahun.

Pohon jati dikenal sebagai pohon yang memiliki batang yang kokoh dan bagus, sehingga bisa menjadi bahan perabotan yang baik, karena daya tahannya. Jika Anda ingin mencari perabotan kayu yang tahan lama, perabotan yang terbuat dari kayu pohon jati adalah pilihan yang tepat.

Kapas

Pohon kapas yang memiliki nama ilmiah Gossypium ini biasa dibudidayakan sebagai bahan baku tekstil. Tanaman kapas memiliki akar tunggang yang panjang dan dalam menembus ke bawah tanah. Akar tunggang pada tanaman kapas dapat tumbuh lebih panjang dari tanaman kapas itu sendiri.

Dandelion

Bunga dandelion merupakan salah satu jenis tumbuhan bunga yang memiliki sistem akar tunggang. Selain itu, cabang akar dandelion akan menyebar dan tumbuh dengan kuat. Selain bermanfaat untuk tumbuhan ini sendiei, akar dandelion kerap dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk kesehatan pencernaan.

Wortel

Meskipun berukuran kecil, tanaman yang memiliki nama ilmiah Daucus carota subsp. sativus ini merupakan akar tunggang yang tumbuh menjadi cadangan makanan. Semakin lama, akar pada wortel akan berubah bentuk menjadi lebih besar, bulat, dan memanjang.

Akar yang sudah mengalami perubahan ini biasa dikenal dengan sebutan umbi wortel yang berfungsi untuk berkembang biak. Akar yang berwarna oranye ini kerap kali kita manfaatkan sebagai makanan yang kaya akan nutrisi dan gizi.

Demikianlah pembahasan mengenai Akar Tunggang semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.