Fungsi Kelenjar Bulbouretra (Cowper) : Pengertian, Struktur Dan Bagiannya

Fungsi Kelenjar Bulbouretra (Cowper) : Pengertian, Struktur Dan Bagiannya

Fungsi Kelenjar Bulbouretra (Cowper) – Untuk pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Kelenjar Bulbouretra (Cowper) yang dimana dalam hal ini meliputi Pengertian Bulbouretra (Cowper), Struktur Bulbouretra (Cowper) dan Bagian-Bagian Bulbouretra (Cowper). Nah untuk lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Kelenjar merupakan sekelompok sel atau “organ yang mensekresi” untuk mengeluarkan zat kimia. Zat ini dapat mengambil bentuk hormon, keringat, air liur, lendir atau asam (yaitu asam HCI dalam kelenjar lambung”. Kelenjar berfungsi membantu menciptakan substansi yang kemudian disekresikan untuk digunakan lebih lanjut atau dieliminasi total dari tubuh.

Pengertian Kelenjar Bulbouretra (Cowper)

Kelenjar Bulbouretra (Cowper) ialah sepasang kelenjar eksokrin kecil yang merupakan bagian dari sistem reproduksi pria. Kelenjar ini terletak di belakang sampaing bagian uretra dasar dan dibawah kelenjar prostat. Kelenjar Bulbouretra homolog dengan kelenjar bartholin pada wanita, saluran dari kelenjar ini memiliki panjang sekitar 2,5 cm.

Fungsi Kelenjar Bulbouretra (Cowper)

Fungsi utama dari kelenjar Bulbouretra (Cowper) ialah untuk menghasilkan cairan seperti mukus sebelum ejakulasi. Cairan yang dihasilkan keluar sebelum keluarnya cairan semen, mukus ini berfungsi untuk melubrikasi bagian uretra, menetralkan saluran uretra dari cairan ruin dan melindungi sperma dalam cairan semen. Cairan mukus tersebut transparan, tidak berwarna dan kental.

Struktur Kelenjar Bulbouretra (Cowper)

Kelenjar Bulbouretra (Cowper) dapat dibagi menjadi bagian kepala dan ekor. Kelenjar ini tersusun atas lobus glandular yang dihubungkan oleh serat fibrosa satu sama lainnya. Diantara lobus-lobus tersebut terdapat pori-pori kecil yang dikelilingi oleh epitel kolumnar.

Baca Juga :  Fungsi Kelenjar Saliva (Ludah) : Pengertian, Struktur Dan Jenisnya

Lobus yang saling berhubungan satu sama lain ini membentuk saluran yang panjangnya yakni sekitar 2,5 cm. Sel epitel yang melapisinya memiliki nukleus yang kecil dan datar serta memiliki sitoplasma yang bersifat basophilic.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Fungsi Kelenjar Bulbouretra (Cowper) : Pengertian, Struktur Dan Bagiannya dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga:

Fungsi Kelenjar Bulbouretra (Cowper) : Pengertian, Struktur Dan Bagiannya | Admin14 | 4.5
/* */