Glukosa Adalah

Posted on

Glukosa Adalah – Asal usul nama glukosa berasal dari kata Yunani untuk “Manis” yang merupakan glukus. Glukosa ialah monosakarida yang merupakan istilah lain untuk gula sederhana. Ini adalah salah satu dari tiga monosakarida yang digunakan oleh tubuh.

Tetapi itu adalah satu-satunya yang dapat digunakan langsung untuk menghasilkan ATP. ATP digunakan oleh tubuh untuk energi, bahkan ATP ialah satu-satunya molekul yang dapat digunakan untuk energi, dengan demikian kadar glukosa yang memadai sangat penting. Nah agar lebih dapat memahami apa itu Glukosa simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Glukosa

Glukosa ialah salah satu gula monosakarida dan salah satu karbohidrat penting yang biasa digunakan sebagai sumber tenaga bagi tumbuhan dan hewan. Juga merupakan salah satu hasil utama fotosintesis. Glukosa sering disebut juga dengan dekstrosa, d-glukosa ataupun gula buah.

Glukosa juga menjadi sumber tenaga yang terdapat di mana-mana dalam biologi. Kenapa glukosa? Dan bukan monosakarida lain itu karena Glukosa dapat dibentuk dari formaldehida dalam keadaan abiotik.

Sehingga mudah tersedia di sistem biokimia primitif. Yang penting untuk organisme tingkat atas adalah glukosa bila dibandingkan dengan gula heksosa lainnya yang tidak mudah bereaksi secara nonspesifik dengan gugus amino protein.

Rumus Kimia Glukosa

Rumus molekul Glukosa ialah C6H12O6, ini berarti bahwa ada 6 atom karbon, 12 atom hydrogen dan 6 atom oksigen terikat bersama-sama untuk membuat satu molekul stau molekul glukosa.

Atom tersebut diatur dalam urutan yang sangat spesifik dan orientasi dalam ruang tiga dimensi. Orientasi ini dikenal sebagai struktur molekul.

Fungsi Glukosa

Ternyata tubuh kita membutuhkan glukosa karena glukosa bisa dijadikan sumber intermediet metabolisme dan juga berperan sebagai sumber energi, proses metabolisme pada tubuh agar lancar dan sempurna, glukosa ikut serta memegang peranan penting dikarenakan tubuh menggunakannya agar proses metabolisme berjalan dengan baik.

Aliran glukosa ialah darah dapat terserap langsung ke dalam jaringan dan sel-sel tubuh sebagai sumber tenaga utama. Ada sebagian glukosa tak digunakan tubuh sebagai bahan sumber tenaga dan glukosa yang tidak digunakan itu alirannya akan melaju ke organ hati dan disimpan dalam bentuk lemak di bagian otot dan juga glikogen di dalam tubuh.

Baca Juga :  Pembelahan Meiosis : Pengertian, Tujuan, Ciri, Proses Dan Perbedaannya

Namun sebenarnya hal ini tidak pasti, dikarenakan ada beberapa orang yang tidak ingin mengkonsumsi gula dan justru menghindarinya. Ada pula orang yang santai saja dan bisa mengonsumsi gula dengan tidak khawatir bahwa gula bisa mengganggu kesehatannya.

Untuk jumlah seberapa banyak gula olahan yang bisa dikonsumsi AHA atau American Heart Association menyatakan:

  • Usia 1-3 tahun membutuhkan 25 gram atau sama dengan 5 sendok teh gula “maksimal”.
  • Usia 3-6 tahun membutuhkan 38 gram atau sama dengan 8 sendok teh gula “maksimal”.
  • Usia dewasa membutuhkan 90 gram, menurut rekomendasi British Nutrition Foundation “maksimal”.

Struktur Glukosa

Berdasarkan gugus karbonilnya, karbohidrat dibagi menjadi dua golongan, yaitu aldosa dan ketosa. Nah, glucose masuk golongan aldosa karena memiliki satu gugus karbonil terminal O=CH (aldehid), dengan jumlah atom karbon (C) sebanyak 6 buah (heksosa).

Dari penggolongan tersebut, maka diperoleh struktur kimia dari glucose adalah C6H12O6. Kemudian berdasarkan bayangan cermin (enantiomer), glucose menggunakan konfigurasi struktur di sebelah kiri sehingga nantinya memiliki awalan D dan disebut dengan D-glukosa.

Pengaturan susunan ini pun akan menyebabkan perbedaan aktivitas optik, yaitu kemampuan suatu larutan untuk memutar bidang cahaya yang terpolarisasi.

Pada enantiomer D, susunan akan memutar bidang searah dengan jarum jam dan diberi lambang plus (+). Berikut penggambaran struktur D-glukosa dengan rantai terbuka (lihat gambar 1) dengan struktur cincin anomer α/alpha dan β/beta (lihat gambar 2).

Sumber Glukosa

Adapun beberapa makanan dan minuman yang menjadi sumber utama dari glukosa tersebut diantara yaitu:

  • Yogurt
  • Susu
  • Minuman kemasan dan jus buah
  • Saus salah/salad dressing
  • Saus barbeque
  • Apel merah
  • Tepung roti
  • Makanan olahan
  • Permen dan kue
  • Makanan manis serta minuman manis lainnya

Nah itulah beberapa makanan dan minuman yang menjadi sumber utama dari glukosa tersebut yang sering kita mengkonsumsinya setiap harinya. Lantas apa saja manfaat glukosa tersebut dalam tubuh kita ?? Nah berikut ini kami menyajikannya dibawah ini.

Manfaat Glukosa Dalam Tubuh

Adapun manfaat glukosa dalam tubuh diantaranya yaitu:

Sebagai Penyedia Sumber Tenaga

Selain karbohidrat dan juga lemak, maka glukosa ini juga berperan sebagai zat penyedia tenaga bagi tubuh kalian.

Sebagai Pendukung Proses Metabolisme

Untuk proses metabolisme pada tubuh agar tetap lancar dan sempurna, maka glukosa ini akan turut serta memegang peranan penting karena memang sangat penting agar metabolisme dalam tubuh kita berjalan dengan lancar.

Sebagai Bahan Bakar Otak

Perkembangan sel darah merah, neuron dalam otak juga sangat membutuhkan glukosa ini sebagai bahan bakarnya dan juga berperan untuk mengatur suhu dalam tubuh kita.

Baca Juga :  Mengenal Gejala Alam Biotik Dan Abiotik Beserta Contohnya

Sifat Glukosa

Sifat fisik glukosa- sifat apa pun yang digunakan untuk mengkarakterisasi materi dan energi serta interaksinya:

  • Bisa padat atau cair
  • Titik lebur: 294.8˚F (146˚C)
  • Kepadatan: 1,54 g / cm³
  • Berat: 180,16 g / mol
  • Larut dalam air dan asam asetat
  • Memiliki rasa yang manis
  • Tidak berbau
  • Semua bentuk glukosa tidak berwarna dan juga jelas

Sifat kimia – sifat yang digunakan untuk mengkarakterisasi bahan dalam reaksi yang mengubah identitas mereka:

  • Tidak beracun
  • Sangat mudah terbakar (glukosa bubuk sangat mudah terbakar dan)
  • Partikel-partikel yang terdispersi halus dapat menjadi mudah meledak ketika terpapar ke udara
  • Dapat memancarkan panas saat terbakar.

Peran Glukosa

Glukosa merupakan sumber energi. Bukan hanya tumbuhan saja tapi juga bagi hewan dan manusia. Hanya saja, hewan dan manusia tidak membuat energi ini sendiri. Mereka mendapatkan energi tersebut dari tumbuhan, yaitu sayur-mayur dan buah-buahan. Agar lebih jelas, mari bahas manfaat glukosa untuk tumbuhan dan manusia lebih jelas di bawah ini.

Peran Glukosa Bagi Tumbuhan

Setelah mempelajari fotosintesis, Anda pasti sudah mengerti jika tumbuhan adalah produsen dari glucose. Namun, Anda belum mengetahui apa kegunaan glucose bagi tumbuhan itu sendiri. Glucose yang dihasilkan dari proses fotosintesis, ternyata digunakan oleh tumbuhan sebagai sumber energi. Jadi, tumbuhan bisa menyediakan “makanan” dengan sendirinya supaya bisa bertahan hidup, seperti:

Tumbuh Kembang

Sama halnya dengan manusia, tumbuhan pun akan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Mulai dari benih yang membentuk tunas, kemudian tumbuh batang, cabang, dan daun di atas permukaan tanah. Hingga tumbuhan semakin berukuran besar, dihiasi dengan bunga (bakal buah). Saat bunga yang kuncup mulai mekar, terjadi penyerbukan, dan buah pun akan terbentuk, misalnya pada tanaman stroberi.

Contoh lainnya, coba Anda perhatikan bunga mawar. Tanaman populer ini memang tidak berbuah, namun akan terus berbunga. Dalam beberapa hari bunga yang sudah mekar akan menua, kering, dan layu. Setelah itu, bunga akan gugur bersama sedikit tangkai di bawahnya. Kemudian, beberapa hari kemudian akan muncul kembali kuncup dari bunga baru.

Proses ini sama halnya terjadi pada bagian daun yang menguning, layu, dan akhirnya gugur. Tak lama, akan muncul kembali daun baru di tempat yang sama. Jika tidak terkena masalah, tanaman tersebut tidak hanya melakukan siklus berbunga dan gugur saja, tapi juga semakin lebat, besar, dan kuat.

Nah, semua proses tersebut tentu membutuhkan energi, bukan? Selain air, zat hara (mineral penting yang ada di tanah), sinar matahari, dan klorofil, ternyata tumbuhan juga membutuhkan glucose untuk melakukan semua hal tersebut.

Bernapas (Respirasi)

Jangan salah, tumbuhan juga bernapas seperti halnya manusia. Hanya saja, prosesnya yang berbeda. Tumbuhan membutuhkan karbondioksida (residu dari pernapasan manusia) di pagi dan siang hari, serta oksigen di sore dan malam hari.

Baca Juga :  Manfaat Rekayasa Genetika : Pengertian, Jenis, Proses Dan Dampaknya

Setelah selesai dibuat di pagi hari melalui fotosintesis, glucose akan disalurkan ke seluruh jaringan dan sel tumbuhan. Kemudian, glucose akan disimpan hingga sore dan malam hari untuk proses respirasi.

Beda dengan fotosintesis yang terjadi pada daun, proses respirasi terjadi di semua sel hidup, termasuk akar sekali pun. Proses meliputi penggabungan glucose dengan oksigen dan menghasilkan air, karbondioksida, dan energi. Kemudian, energi yang dihasilkan ini bisa membantu tumbuhan untuk berkembang dan mendukung fungsi sel tetap normal.

Peran Glukosa Bagi Manusia

Sama seperti tumbuhan, manusia juga membutuhkan glucose setiap harinya. Ini didapatkan mereka dari makanan dan minuman, seperti nasi, roti, pisang, atau jus mangga. Peran utama dari glucose bagi manusia adalah sebagai sumber energi. Setelah makan, tubuh akan memecah gula sederhana tersebut untuk menghasilkan molekul berenergi tinggi yang disebut dengan adenosine triphosphate (ATP).

Hampir semua sel di dalam tubuh mengandalkan glucose sebagai bahan bakarnya. Mulai dari sel otak dan saraf, sel darah merah, sel dalam ginjal, otot, dan beberapa sel retina dan lensa mata.

Selain sebagai sumber energi, glukosa juga diperlukan bagi sel-sel tubuh untuk dapat bekerja secara normal. Pada jalur pentosa, gula sederhana ini akan digunakan untuk menghasilkan ribosa, yang nantinya digunakan untuk pembentukan ribonucleic acid (RNA), deoxyribonucleic acid (DNA), dan nicotinamide adenine dinucleotide acid (NADPH).

RNA dan DNA ini merupakan komponen penting untuk sintesis protein. Sementara NADPH adalah komponen penting untuk sintesis asam lemak.

Di jaringan otak, glukosa adalah sumber energi utama. Gula sederhana ini juga merupakan bahan baku untuk sintesis senyawa alfa ketoglutarat yang penting untuk proses eliminasi racun amoniak yang sangat berbahaya bagi sel saraf. Selain itu, glukosa juga penting sebagai dasar untuk sintesis neurotransmitter yang penting untuk komunikasi antarsel saraf.

Peran penting glukosa tidak hanya itu saja. Bagi sel darah merah, gula alami ini juga diperlukan untuk sintesis senyawa biphosphogliserat. Senyawa ini ternyata amat penting untuk proses pelepasan oksigen dari hemoglobin ke jaringan tubuh.

Sel darah merah pun memerlukan gula sederhana ini sebagai pelindung dari serangan radikal bebas yang merusak kesehatan jaringan dan organ tubuh.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Glukosa Adalah dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjunganya.