10 Jenis Jenis Awan : Pengertian, Proses Terbentuknya Serta Berdasarkan Bentuk, Keterangan Dan Gambarnya Lengkap

Posted on

Jenis Jenis Awan – Nah pernahkah kalian melihat ke langit !! dan memandang luasnya langit serta segala pemandangan indah yang telah diciptakan oleh Tuhan dengan segala kesempurnaannya.

Dan kalian pasti sering melihat juga ada awan putih yang tampak seperti jejeran pasir pantai atau yang bergerumung menjadi satu seperti gumpalan kapas, dan bahkan yang hitam gelam dan sengat menakutkan.

Ternyata ada banyak jenis jenis awan, berbagai macam macam awan, bentuk dan rupanya. Tidak hanya itu, ada jenis jenis awan yang menimbulkan hujan dan juga ada awan yang dapat membahayakan dunia penerbangan. Nah pada kesempatan kali ini kita akan memberikan ulasan mengenai jenis jenis awan yang ada di langit, simak ulasan selengkapnya dibawah.

Pengertian Awan

Awan merupakan suatu gumpalan uap air yang terbentuk oleh adanya siklus daur air yang terus menerus terjadi. Siklus daur air ini biasa disebut oleh para ahli sebagai siklus hidrologi.

Adanya pemuaian air yang menguap menuju atmosfer dikarenakan oleh adanya panas bumi dan pancaran sinar matahari, kemudian terjadi pengembunan dan pemadatan uap air yang bergabung menjadi satu pada tingkat ketinggian tertentu diatas langit dan membentuk awan.

Dan dari berbagai jenis dan macam macam awan yang kalian lihat diatas langit. Komisi cuaca dan langit internasional pada tahun 1894 membagi dan menyepakati jenis jenis awan yang ada di langit.

Jenis dan macam macam pembagian awan di langit dibagi berdasarkan ketinggian tempat awan tersebut dibuat, pembagian macam macam awan ini dibagi atas 4 yakni awan tinggi, awan sedang, awan rendah dan awan perkembangan vertikal.

Proses Terbentuknya Awan / Proses Terjadinya Hujan

Nah bagi kalian yang sering bertanya-tanya kenapa awan dilangit tidak pernah habis ?? ini dia jawabannya.

Awan terbentuk dan berproses menjadi awan dalam berbagai tahapan dan siklus daur air dan hujan, proses terbentuknya awan ialah:

  • Seluruh air yang berada diatas permukaan bumi, baik air danau, sungai, laut dan bahkan air yang ada didalam tubuh kita, ketika terkena sinar panas matahari ataupun udara panas yang membuat air tersebut menguap dan terbang keatas atmosfer.
  • Dan saat telah mencapai lapisan atmosfer yang memiliki suhu yang lebih rendah dari suhu normal. Maka uap air tersebut mulai melakukan pengembunan dan menjadi titik-titik air yang bergabung menjadi satu dalam keadaan setengah menguap, sekumpulan titik air dan uap air inilah yang disebut sebagai awan.
  • Sekumpulan awan uap air yang bergabung menjadi awan ini, kemudian bergabung dengan sekumpulan awan lainnya yang membuat dan menimbulkan massa awan yang semakin bertambah berat.
  • Dan dikarenakan massa awan tersebut semakin berat, maka awan yang ada turun mendekati atmosfer bumi yang paling bawah akibat adanya gaya gravitasi. Hal tersebut kemudian membuat terjadinya penurunan suhu dan temperature di sekitar wilayah yang ditutupi oleh awan akibat menghalangi cahaya dan udara panas yang ditimbulkan oleh matahari.
  • Dengan demikian uap air yang telah menjadi air tersebut tidak dapat tertampung lagi dan turun ke bumi dan inilah yang kita sebut proses terjadinya hujan.
  • Dan setelah melepas air yang telah jatuh ke bumi akibat proses terjadinya hujan, maka udara disekitar tempat tersebut kembali memanas, hal ini menyebabkan air yang ada disekitar tempat tersebut kembali menguap dan naik ke atas atmosfer yang lebih dingin lagi untuk kembali membentuk awan.
Baca Juga :  Faktor Yang Mempengaruhi Kerja Enzim Dan Kurva Pengaruhnya Lengkap

Jenis Jenis Awan Dan Gambarnya

Nah berdasarkan bentuknya dan letak ketinggiannya awan dapat digolongkan menjadi 3 kelompok besar yakni awan tinggi, awan sedang dan awan rendah.

10 Jenis Jenis Awan : Pengertian, Proses Terbentuknya Serta Berdasarkan Bentuk, Keterangan Dan Gambarnya Lengkap

Pada ulasan kali ini kita akan mengulas mengenai jenis jenis awan tersebut lengkap dengan penjelasan dan gambarnya , simak pemaparannya berikut ini:

Jenis Awan Tinggi

Awan tinggi adalah awan yang terbentuk atau terletak terhadap ketinggian > 20.000 kaki di atas permukaan laut. Awan tinggi terbagi jadi 3 jenis. Jenis model awan tinggi dan gambarnya sanggup diamati terhadap penjelasan berikut:

Awan Cirrus

Awan cirrus adalah awan terpisah yang berwarna putih bersama dengan serat atau filamen halus dan kemilau sutra. Awan cirrus senantiasa terdiri berasal dari kristal es bersama dengan pembawaan transparansi yang bergantung terhadap derajat pemisahan kristal.

Ciri berasal dari awan ini adalah kecuali ia melewati lingkar matahari, ia nyaris tidak bakal mengurangi tingkat kecerahannya. Perlu diketahui, kala matahari terbit atau terbenam, awan cirrus bakal muncul berwarna kuning terang atau merah. Awan ini juga akn muncul lebih putih bersama dengan background langit biri sebelum akan awan lain yang letaknya lebih rendah datang.

Awan Cirrostratus

Awan Cirrostratus adalah awan yang bentuknya seperti kelambu putih halus yang mengental. Karena ukurannya yang luas, awan ini sanggup menutup langit secara merata bersama dengan warna yang cerah.

Jika diamati secara lebih teliti, awan cirrostratis juga bakal muncul seperti anyaman bersama dengan wujud yang tidak teratur. Di musim kemarau, awan ini juga sanggup mengakibatkan lingkaran bulat yang memutari matahari dan bulan (hallo).

Awan Cirrocumulus

Awan cirrocumulus adalah awan yang bentuknya seperti ombak di pasir pantai. Awan ini berupa bulat kecil berwarna putih yang berbaris atau berkelompok agar juga terlihat seperti sekelompok domba. Secara umum, awan Cirrocumulus lebih kerap muncul di langit yang terdegradasi berasal dari awan cirrus dan awan cirrostratus.

Baca Juga :  Siklus Hidrologi : Pengertian, Proses, Macam Dan Gambarnya Lengkap

Jenis Awan Sedang

Awan tengah adalah awan yang terbentuk atau terletak terhadap ketinggian 6.500 sampai 20.000 kaki di atas permukaan laut. Awan tengah terbagi jadi 3 jenis. Jenis model awan tengah dan gambarnya sanggup diamati terhadap penjelasan berikut:

Awan Altostratus

Awan altostratus adalah awan tidak tebal berwarna abu-abu atau kebiruan bersama dengan wujud lembaran memiliki serat menutupi langit secara keseluruhan atau sebagian. Awan altostratus tidak menghasilkan fenomena hallo.

Kendati demikian, kecuali terakumulasi agar lumayan tebal, ia sanggup jadi hujan ringan. Awan ini terbentuk terhadap siang atau malam hari dan bakal menghilang terhadap kala matahari terbit.

Awan Altocumulus

Awan altocumulus adalah awan berwarna putih atau abu-abu bersama dengan lembaran berlapis dan berserat. Awan ini berupa kecil-kecil bersama dengan jumlah yang terlampau banyak.

Awan altocumulus kerap bergerombol dan terlihat saling berikatan. Pada bagian tengah awan ini terdiri lebih berasal dari 1 susunan agar terlihat muncul lebih tebal, kala terhadap bagian sisinya bakal muncul lebih tipis.

Awan Nimbostratus

Awan nimbostratus adalah awan yang dihasilkan berasal dari penebalan altostratus. Awan ini berwarna abu-abu gelap dan sanggup menyebabkan hujan deras yang tetap menerus.  Warna gelap dan ketebalannya sanggup menyebabkan cahaya matahari tertutupi bersama dengan gelap.

Dari faktor bentuknya, model awan ini mempunyai ciri fisik berupa pinggir yang compang-camping tidak beraturan dan luas lingkupnya lumayan tebal sehinggadapat menutupi semua susunan langit.

Jenis Awan Rendah

Awan rendah adalah awan yang terbentuk atau terletak terhadap ketinggian < 6.500 kaki di atas permukaan laut. Awan rendah terbagi jadi 3 jenis. Jenis model awan rendah dan gambarnya sanggup diamati terhadap penjelasan berikut:

Awan Cumulus

Awan cumulus adalah awan padat bersama dengan garis tajam yang biasanya berkembang secara vertikal (ke atas) bersama dengan pertambahan jumlah gundukan melalui penggelembungan di bagian atasnya yang menyerupai wujud kembang kol.

Baca Juga :  Jenis Jenis Hujan : Pengertian, Berdasarkan Proses Terjadi, Partikel Dan Curahnya

Jika diterangi matahari, awan muncul putih cerah, kala sisi yang lain muncul gelap secara horizontal. Awan ini lebih kerap muncul di musim kemarau atau kala langit cerah. Ia muncul kala pagi hari, tumbuh, lantas bertambah atau berkurang ukurannya kala malam hari.

Awan Stratus

Awan stratus adalah sebuah susunan awan yang biasanya berwarna abu-abu bersama dengan basic yang sama. Jika lumayan tebal awan ini menghasilkan gerimis terhadap area tropis dan hujan es atau salju terhadap area beriklim subtropis.

Ketika matahari tersingkap melalui celah awan ini, garis terang bakal mengerti terlihat. Awan stratus seringkali memecah dan menghilang langit biru terlihat.

Awan Cumulonimbus

Awan cumulonimbus adalah awan berat dan padat yang berupa vertikal menyerupai sebuah gunung atau menara besar. Bagian atas awan muncul memiliki serat dan nyaris senantiasa rata, kala bagian bawahnya kerap terlampau gelap.

Awan ini merupakan awan yang paling ditakuti didalam dunia penerbangan. Ukurannya yang terhadap dan luas kerap menyebabkan kecelakaan pesawat terbang.

Awan Stratocumulus

Awan stratocumulus adalah model awan berlapis yang muncul seperti wujud sarang lebah. Awan ini juga kerap menyebabkan hujan lokal, terlebih kecuali sudah terakumulasi dan lebih padat.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Jenis Jenis Awan dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.